Dunia sudah memasuki era digital 4.0, artinya segala aspek dalam kehidupan kini sudah beralih ke dunia digital, tak terkecuali musik. Tak dapat dipungkiri, skena permusikan di masa kini sangat dipengaruhi oleh keberadaan dunia digital, terutama dalam cara musik diakses dan didistribusikan. Seorang musisi harus sangat jeli dalam melihat kesempatan untuk mendapatkan pendengar, karena jika salah bisa saja karya mereka pada akhirnya tidak laku di pasaran.
Dampak Positif
Digitalisasi mendatangkan
dampak positif bagi para musisi karena di era digital, para musisi dapat lebih
mudah dalam memperkenalkan lagunya kepada para penggemarnya. Dengan munculnya layanan streaming
musik seperti Spotify, Apple Music, dan Pandora, orang dengan mudah mengakses dan memutar
musik secara online. Ini berarti bahwa mereka tidak perlu lagi membeli CD atau
mengunduh file MP3 secara terpisah untuk mendengarkan musik.
Digitalisasi telah membuat lebih mudah bagi musisi untuk memasarkan dan
mendistribusikan musik mereka secara online. Ini membantu musisi menjangkau pendengar yang lebih luas dan membuat proses
distribusi musik lebih efisien. Digitalisasi pun mengubah cara orang membeli musik. Sebagai gantinya,
pengguna sekarang dapat dengan mudah membeli file digital musik dari toko
online seperti iTunes atau Amazon Music.
Digitalisasi mempengaruhi cara musik diproduksi. Perangkat lunak
produksi musik seperti Pro Tools dan Logic Pro telah menjadi lebih terjangkau
dan mudah digunakan, yang memungkinkan artis dan produser untuk membuat musik
dengan lebih mudah di studio mereka sendiri.
Digitalisasi juga telah mempengaruhi cara artis mengembangkan
karier mereka. Sebagai contoh, platform seperti YouTube dan TikTok telah
membantu artis memperkenalkan musik mereka ke audiens yang lebih luas, bahkan
tanpa bantuan label rekaman. Secara keseluruhan, digitalisasi telah membuat dunia musik lebih mudah
diakses dan terjangkau bagi para artis dan penggemar, namun juga telah mengubah
struktur industri musik secara keseluruhan.
Dampak
Negatif
Meskipun digitalisasi telah membawa banyak kemudahan bagi para
artis dan penggemar musik, ia juga telah menimbulkan beberapa dampak negatif
bagi industri musik. Pertama adalah penurunan pendapatan, layanan streaming musik seperti
Spotify telah menurunkan pendapatan artis secara keseluruhan karena mereka
harus membagikan keuntungan dengan label rekaman dan platform streaming. Ini
dapat menjadi tantangan bagi artis yang bergantung pada pendapatan dari
penjualan musik untuk menopang karier mereka.
Digitalisasi membuat lebih mudah bagi artis untuk membuat dan
memasarkan musik secara online, berarti ada lebih banyak
musik yang tersedia. Ini dapat menyebabkan penurunan kualitas secara keseluruhan
karena ada lebih banyak pilihan yang tersedia, dan artis mungkin merasa
tertekan untuk memproduksi lebih banyak musik dalam waktu yang singkat.
Layanan streaming musik seperti Spotify dan Apple Music menggunakan algoritma untuk memutar lagu yang sesuai dengan preferensi pengguna. Ini dapat menyebabkan artis yang lebih baru atau yang memainkan genre musik yang kurang populer kurang terlihat dan terdengar. Ini dapat mengurangi pengalaman penggemar karena mereka mungkin kurang terpapar pada musik yang lebih beragam.
Dunia sudah berkembang, sudah sepatutnya kita beradaptasi dengan
perkembangan zaman, tetapi satu yang terpenting dalam bermusik adalah berkarya
melalui hati, karena jika melakukan sesuatu karena niat yang tulus maka akan
melahirkan sebuah karya yang dapat dikenang bagi para penggemar.

.jpeg)