Halo-halo people, semoga kalian gak bosen dan tetap setia nih ngikutin postingan di blog ini. Kali ini penulis akan melanjutkan kembali bahasan mengenai fungsi manajemen, yang akan dibahas kali ini adalah mengenai kepemimpinan. Mungkin kata pemimpin sudah sangat familiar terdengar, tapi apasih arti kepemimpinan yang sebenarnya dan apa hubungannya dengan manajemen.
Apa itu Kepemimpinan?
Kepemimpinan merupakan salah satu aspek penting dalam
manajemen. Tujuan kepemimpinan adalah untuk mempengaruhi, mengarahkan, memotivasi, dan mengawasi
karyawan atau bawahannya untuk menyelesaikan tugas-tugas yang telah direncanakan
untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi. Sumberdaya manusia harus diarakan
agar mereka mampu bekerja sesuai tanggung jawab mereka dalam upaya mencapai
tujuan organisasi.
Sifat-Sifat Kepemimpinan
- Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang menuju pencapaian dari tujuan organisasi.
- Kepemimpinan bersifat timbal balik, selalu terjadi iantara orang-orang.
- Kepemimpinan merupakan aktivitas perorangan, berbeda dari pekerjaan administratif atau aktivitas pemecahan masalah.
- Kepemimpinan itu dinamis dan melibatkan penggunaan dari kekuasaan.
Perbedaan Kepemimpinan dan Manajemen
Kepemimpinan merupakan visi, kreatifitas, dan perubahan sehingga
kepemimpinan akan membawa kita ke tempat yang baru. Sedangkan manajemen merupakan
tatanan stabilitas dan pemecahan masalah dengan struktur dan sistem organisasi
yang ada sehingga manajemen membantu kita di posisi saat ini.
Kualitas
Pemimpin (Jiwa):
- Visioner
- Penuh semangat
- Kreatif
- Fleksibel
- Menginspirasi
- Inovatif
- Berani
- Imaginatif
- Eksperimental
- Memprakarsai perubahan
- Kekuatan pribadi
Kualitas Manajer (Pikiran):
- Rasional
- Consulting
- Gigih
- Pemecah masalah
- Keras kepala
- Analitis
- Terstruktur
- Bebas
- Autoritatif
- Stabil
- Kekuasaan posisi
Ciri-Ciri Kepemimpinan
- Ciri-ciri : upaya awal untuk memahami bahwa keberhasilan kepemimpinan fokus pada karakteristik pribadi dari pemimpin tersebut.
- Pendekatan Orang Hebat : penelitian yang berfokus pada pemimpin yang telah mencapai level keberhasilan yang tinggi. Pendekatan ini ditujukan untuk menemukan apa yang membuat seorang pemimpin itu baik dan menemukan orang-orang yang memiliki ciri-ciri kepribadian yang sama.
Karakteristik Pribadi Seorang Pemimpin
1.
Karakteristik Fisik:
a.
Energi
b.
Stamina fisik
2.
Kepribadian:
a.
Percaya diri
b.
Jujur dan berintegritas
c.
Antusias
d.
Ingin untuk memimpin
e.
Kemandirian
3.
Karakteristik Sosial:
a.
Kemasyarakatan
b.
Keterampilan interpersonal
c.
Kooperatif
d.
Kemampuan untuk memunculkan kerjasama, kebijaksanaan, dan
diplomasi
4.
Latar Belakang Sosial:
a.
Edukasi
b.
Mobilitas
5.
Kecerdasan dan Kemampuan
a.
Pertimbangan
b.
Ketegasan
c.
Wawasan
d.
Kepintaran
e.
Kognitif
f.
Kemampuan
6.
Karakteristik Terkait Pekerjaan:
a.
Penggerak prestasi
b.
Mendorong untuk unggul
c.
Kesadaran dalam mengejar tujuan
d.
Kegigihan melawan tantangan
e.
Keuletan
Pendekatan Perilaku
Studi Negara Bagian Ohio:
1.
Pertimbangan, perilaku yang beriorientasi pada orang:
- Memperhatikan bawahan
- Menjalin rasa saling percaya
- Menyediakan komunikasi yang terbuka
- Mengembangkan kerjasama
2.
Struktur Inisiasi, perilaku yang berorientasi pada
tugas:
- Mengarahkan kegiatan kerja bawahan menuju pencapaian tujuan
- Biasanya memberikan instruksi, menghabiskan waktu untuk merencanakan, dan menekankan tenggat waktu
- Menyediakan jadwal aktivitas kerja yang eksplisit
Studi
Negara Bagian Michigan :
Universitas
Michigan membandingkan perilaku dari supervisor yang efektif dan tidak efektif.
- Pemimpin yang berpusat kepada karyawan
- Pemimpin yang berpusat pada pekerjaan
Jaringan Kepemimpinan
Merupakan teori kepemimpinan dua dimensi yang mengukur kepedulian pemimpin terhadap orang dan produksi. Teori ini merupakan kelanjutan dari penelitian Ohio State dan Michigan terkait dengan pendekatan perilaku.
Pendekatan Kontingensi
Merupakan hubungan antara gaya kepemimpinan dengan situasi
saat itu. Beberapa teorinya yaitu:
a. Fielder's Contingency Theory atau
Teori Kontingensi Fielder
Klasifikasi Fielder tentang situasi yang menguntungkan yaitu
leader harus mengetahui apakah mereka memiliki hubungan atau gaya orientasi
tugas. Harus mendiagnosa situasi dan menentukan keuntungan dari ketiga area
beriku
b. Hersey and Blanchard Situational
Theory atau Teori Situasional Hersey dan Blanchard
Menghubungkan gaya
kepemimpinan sesuai kebiasaan dengan kesiapan tugas bawahan
c. Evans and House Path Goal Theory
atau Teori Jalur Tujuan Evans dan House
Perilaku
pemimpin menurut Teori Langkah Tujuan:
- Kepemimpinan yang suportif; perilaku pemimpin yang memperhatikan bawahan, terbuka, ramah, dan mudah didekati, membentuk iklim tim, memperlakukan bawahan dengan adil
- Kepemimpinan yang mengarahkan; memberitahu bawahan dengan tepat apa yang harus mereka lakukan, perencanaan, membuat jadwal, menentukan kinerja, standar perilaku
- Kepemimpinan partisipatif; merundingkan pembuatan keputusan bersama dengan bawahannya
- Kepemimpinan yang berorientasi dengan pencapaian; menentukan tujuan yang jelas dan menantang untuk bawahan, perilaku menekankan kinerja yang berkualitas tinggi
Kontingensi Situasional Jalur Tujuan:
1.
Karakteristik pribadi anggota
kelompok
2.
Lingkungan kerja:
- Derajat struktur tugas
- Sifat sistem otoritas formal
- Kelompok kerja itu sendiri
Perubahan Kepemimpinan
1.
Pemimpin Transaksional:
- Memperjelas peran dan persyaratan tugas bawahan
- Memulai struktur
- Memberikan hadiah yang sesuai
- Menunjukkan pertimbangan kepada bawahan
- Memenuhi kebutuhan sosial untuk bawahan
2.
Pemimpin Karismatik:
- Memiliki kemampuan untuk menginspirasi
- Memotivasi orang agar mereka bisa melakukan sesuatu melebihi dari yang biasanya mereka lakukan
- Bersikap agar lebih sulit untuk diprediksi dibanding dengan Transactional Leader
- Menciptakan atmosphere of change atau atmosfir perubahan
- Kemungkinan untuk terobsesi dengan ide-ide atau gagasan yang visioner
3.
Transformational Leaders atau
Pemimpin Transformasional:
- Mirip dengan Charismatic Leader
- Dibedakan oleh kemampuan khusus mereka untuk menghasilkan inovasi dan perubahan dengan:
-
Mengenali kebutuhan pengikut dan
kekhawatiran
-
Membantu mereka melihat masalah
lama dengan cara baru
-
Memdorong mereka mempertanyakan
status quo
Sumber Kekuasaan
- Kekuasaan sah; kekuasaan yang datang dari posisi manajemen formal
- Kekuasaan penghargaan; bersumber dari kewenangan yang dihargai kepada orang lain
- Kekuasaan memaksa; kewenangan untuk menghukum atau hukuman
- Kekuasaan ahli; pengetahuan atau keterampilan khusus pemimpin mengenai kinerja tugas bawahannya
- Kekuasaan rujukan; karakteristik personal
yang dapat meningkatkan identifikasi, rasa hormat, dan kekaguman bawahan
sehingga mereka ingin meniru pemimpin mereka.
Kepemimpinan Pasca-Heroik untuk
Masa-Masa Turbulent:
- Turbulensi dan ketidakpastian lingkungan dimana sebagian besar organisasi beroperasi merupakan mengaruh yang signifikan terhadap gaya kepemimpinan.
- Karakteristik utama pemimpin post-heroic atau pasca-heroik adalah humility atau kerendahhatian.
Kepemimpinan pada Masa Turbulent:
- Konsep dan praktik kepemimpinan terus berkembang dan berubah.
- Pendekatan pasca-heroik
- Kepemimpinan pelayanan
- Kepemimpinan tingkat 5
- Kepemimpinan interaktif
- E-leadership
- Kepemimpinan moral
Sumber :
Dedi Purwana Channel - https://youtu.be/4De2P0E7MF4



